Sowan ke Megawati Belum Jadi Jaminan AHY Dapat Kursi Menteri Jokowi







GELORA.CO - Mencairnya hubungan politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Megawati akhir-akhir ini, tidak selalu harus dikaitkan dengan jatah jabatan.

Hal tersebut disampaikan Pengamat Politik dan Peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Adi Prayitno, Kamis (6/6). 

Sebelumnya, beberapa momen nampak kedua tokoh politik tersebut bertemu dan menghangat, seperti halnya saat Megawati menghadiri pemakaman Ani Yudhoyono, dan juga kedua putra SBY Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan juga Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang menghadiri open house Megawati saat Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

"Sejauh ini belum ada jaminan apapun bahwa AHY akan jadi menteri Jokowi. Kemesraan hubungan dua kubu belakangan tak melulu harus dikaitkan dengan urusan jatah menteri," ungkap Adi. 

"Tapi menyangkut cairnya hubungan kubu Cikeas dan kubu Mega yang selama ini tak pernah ketemu, ini jauh lebih penting ketimbang menteri," tegas Adi. 

Namun ketermungkinan AHY ditekankan menjadi menteri merupakan hak prerogatif Jokowi. 

"Harus dikomunikasikan dengan partai pengusung utama. Wibawa Mbak Mega dalam koalisi sangat dominan yang didengar partai koalisi lain," tandasnya. [md]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: