Soal Isu Radikalisme di KPK, Saut: Jangan Lihat Celana dan Jenggot







GELORA.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menanggapi tudingan isu radikal di dalam lembaga antirasuah. Ia mengatakan, tidaklah pantas menilai satu individu atau lembaga hanya dari penampilannya.

Menurut Saut, seseorang dapat dinilai dari ucapan dan tindakannya. Apalagi menurutnya segala yang dikerjakan di KPK dapat dipantau dan dinilai oleh publik.

"Ya, jangan dilihat celanalah, jenggotlah , atau bajulah , itu luarnya saja dan style-nya  saja," kata Saut saat dikonfirmasi, Jumat (14/6).

Lagi pula lanjut Saut, dalam internal KPK sudah memiliki badan pengawas. Yang terpenting menurutnya adanya proses check and balance sehingga dapat dievaluasi. Evaluasi tidak hanya untuk staf, termasuk kesemua jabatan termasuk pimpinan.

"Soal bagaimana kegiatan mereka di luar KPK, asal tidak conflict of interest dengan KPK, monggo saja," ujar mantan staf ahli Badan intelijen Negara (BIN) itu. 

Bahkan, berdasarkan pengalaman, kata Saut, KPK sudah beberapa kali melakukan mutasi terkait performa. Bahkan juga ada gugatan ke PTUN. Semua itu menurutnya adalah dinamika sebuah lembaga. [gt]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: