Anak Eggi Sudjana Membantah Pengacara: Penyataan Pitra Romadoni Tidak Mewakili Keluarga







GELORA.CO - Pernyataan dan kekecewaan pengacara Eggi Sudjana, Pitra Romadoni, terkait perpanjangan masa penahanan kliennya dibantah pihak keluarga Eggi Sudjana.

Bantahan dan klarifikasi itu disampaikan langsung oleh putra Eggi Sudjana, Hizbullah Ashiddiqi. Ia menegaskan, pernyataan Pitra Romadoni sama sekali tidak mewakili sikap keluarga.

“Perpanjangan penahanan itu, kalau dari kami sebagai keluarga, dengan penyidik komunikasinya sudah baik,” beber Hizbullah dikutip PojokSatu.id dari Detik.com, Kamis (6/6/2019).

Hizbullah menyampaikan, perpanjangan masa penahanan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu sendiri sudah disampaikan oleh penyidik sebelumnya kepada pihak keluarga.

“Kan penahanan itu habis tanggal 2. Sebelum penahanan itu diperpanjang, sudah disampaikan ke kami,” ungkapnya.

Karena itu, kabar perpanjangan masa penaganan Eggi Sudjana itu sama sekali tidak mengagetkan pihak keluarga.

“Jadi tidak ada hal-hal yang membuat kita kaget atau segala macam karena sudah disampaikan sebelumnya. Itu yang perlu saya sampaikan,” katanya.

“Kalaupun ada kekecewaan dari Pitra, ya itu perasaan pribadi dia,” tegasnya.

Hizbullah melanjutkan, keluarga sendiri sebelumnya bahkan juga sudah menduga bahwa penahanan Eggi Sudjana akan diperpanjang.

“Tapi yang digarisbawahi kami saat ini adalah, permohonan penangguhan penahanan yang sejak awal sudah diajukan dari pihak keluarga,” tutur dia.

Pihak keluarga, sambungnya, berterimakasih kepada Fadli Zon dan Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang mau menjadi tim penjamin bagi ayahnya.

“Kami dari keluarga berterima kasih atas upaya yang dilakukan. Semoga apa yang dilakukan bisa diakomodasi oleh penyidik,” harapnya.

Hizbullah menyadari, perpanjangan penahanan Eggi Sudjana memang sepenuhnya hak penyidik. Karena itu, pihak keluarga pun siap menjalani dan menerimanya.

Cuma, sambungnya lagi, yang harus digarisbawahi adalah hak tersangka terkait pengajuan penangguhan penahan.

Dengan penjamin Fadli Zon don Sufi Dasco Ahmad, pihaknya berharap agar penyidik mau mengabulkannya.

“Apalagi kita sudah melihat penangguhan penahanan yang sudah diterapkan ke Pak Lieus Sungkharisma dan Pak Mustofa,” ujar dia.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya memutuskan memperpanjang masa penahanan Eggi Sudjana kendati tersangka kasus dugaan makar itu juga sudah mengajukan penangguhan penahanan.

“Sangat kecewa sekali diperpanjangnya penahanan Bang Eggi Sudjana,” ucap Pitra Romadoni, Kamis (6/6).

Alasannya, sudah banyak pihak penjamin dalam pengajuan penangguhan penahanan Eggi. Mulai dari istri dan anak-anak Eggi, sampai Fadli Zon dan Sufi Dasco Ahmad.

Selain itu, pihaknya menjamin Eggi tidak akan melarikan diri atau bahkan menghilangkan barang bukti.

“Akan selalu kooperatif, syarat penangguhan kan itu. Jadi terhadap perpanjangan ini saya menilai kurang manusiawi terhadap klien kami mengingat faktor usia,” imbuh Pitra.

Untuk diketahui, Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar dan keonaran.

Kasus ini bermula dari pidato Eggi pada Rabu (17/4) di depan kediaman capres 02 Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam pidatonya, Eggi menyerukan ajakan people power di hadapan pendukung kubu Prabowo-Sandi.

Akibat perbuatannya ini, Eggi disangkakan dengan Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. [psid]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: