Viral HP Tim Medis Dibanting, Warganet: Intinya Itu Tindakan Represif







GELORA.CO - Video seorang ibu yang mengaku anggota palang merah saat rusuh 22 Mei viral. Sebab, para pria berbadan tegap seketika datang menghampiri dan membanting handphone yang dipegang ibu berkerudung hijau toska itu.

Jagat media sosial ramai lantaran perlakuan pria yang diduga sebagai aparat kepolisian itu etis. Sebab, mereka melakukan intimidasi kepada petugas medis.

Video berdurasi 45 detik itu juga menuai pro dan kontra mengenai status sang ibu yang mengaku anggota palang merah.

Palang Merah Indonsia (PMI) melalui akun @palangmerah bahkan sampai mengeluarkan klarifikasi. Mereka memastikan ibu berompi hijau dengan palang merah di bagian belakang tersebut bukan anggota PMI. 

“Klarifikasi mengenai video ini. Ibu dalam video ini bukanlah anggota dari Palang Merah Indonesia. Dalam pelayanannya, PMI menggunakan standard seragam dan identitas PMI yang jelas,” ujar akun itu.

Tidak hanya memberi klarifikasi, akun PMI turut mengunggah foto-foto seragam resmi mereka, yaitu pakaian berwarna dasar merah dengan tanda palang merah di bagian belakang, lengkap denga tulisan PMI dalam huruf kapital.

Akun ‏@bukanwildforce mendukung upaya klarifikasi yang dilakukan PMI. Menurutnya, siapa saja yang berhak menggunakan lambang PMI semua sudah memiliki aturan.

“Penggunaan ID Palang Merah/Bulan Sabit Merah yang tak bertanggung jawab merupakan penyalahgunaan lambang, sangat beresiko apabila lambang PM/BSM disalahgunakan,” terang akun ini.

Akun @arthur_prc menambahkan bahwa seragam yang dipakai sang ibu bukan seragam PMI. Lambang yang digunakan dalam rompi sang ibu juga bukan logo PMI.

“Kami saat bertugas di lapangan, punya uniform sendiri dan yang dipakai ibu itu bukan uniform kami,” kata Arthur yang menyebutkan diri sebagai anggota PMI Maluku dalam biodatanya.

Namun demikian, ada juga warganet menilai PMI tidak seharusnya membuat klarifikasi. Apalagi sang ibu hanya menyebut berasal dari palang merah, bukan PMI.

“Rasa2nya, PMI tidak perlu melayangkan klarifikasi deh ya (?) Karena ibu ini bilang "saya ini palang merah lho ya...". Bukan Palang Merah Indonesia. Klo ibu itu menyebut PMI secara lengkap mgkn beda urusannya,” kata akun @PipitoNF mengomentari klarifikasi PMI. 

Sedangkan akun @Kopi_laut enggan mengomentari mengenai keanggotaan ibu tersebut dalam PMI. Dia justru mengajak warganet untuk mengambil substansi dari perilaku yang tercermin dalam video itu, bahwa ada perlakuan represif pada aparat.

“PMI atau bukan inti persoalannya bukan itu. Tp tindakan represif aparat,” tulis akun tersebut. [rmol]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: