SBY Ungkap Pertemuannya dengan Prabowo Batal Setelah AHY ke Istana







GELORA.CO - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan ada pertemuan yang batal antara dirinya dengan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Pertemuan yang rencananya berlangsung di Singapura, batal setelah Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara pada 2 Mei 2018. 

Padahal, sebelum AHY dan Jokowi bersua, SBY dan Prabowo sudah merencanakan pertemuan di Singapura. Rencana pertemuan atas permintaan Prabowo, sudah disepakati sebelum AHY dan Jokowi bertemu. 

"Namun sayang secara mendadak beliau (Prabowo) batalkan pertemuan itu," kata SBY dalam pidato kontemplasi Ramadhan yang disampaikan pada Senin (27/5). 

SBY tidak menyebutkan alasan Prabowo membatalkan pertemuan dengannya.  Hanya dikatakan, dia sebenarnya sudah siap menyambut kedatangan Prabowo di Singapura. 

Mengenai pertemuan AHY dan Jokowi, SBY menyebut, hal itu berlangsung atas undangan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. SBY juga sudah diberitahu putra sulungnya dua hari menjelang pertemuan di Istana Merdeka. 

Selepas pertemuan, AHY kembali melaporkan pertemuannya dengan Jokowi kepada sang ayah. Menurut SBY, pembicaraan dua mata antara AHY dan Jokowi hanya membahas masalah yang dihadapi Indonesia.

" Tidak terkait silang pendapat perhitungan suara di KPU," kata SBY. 

"Tidak ada kaitannya dengan jabatan dan kursi apapun di pemerintahan," sambungnya. 

Kepada SBY, AHY juga menyampaikan keinginan Jokowi untuk terus berkomunikasi dengan Presiden keenam Indonesia itu.

"Berhubung saya belum bisa kembali ke tanah air, saya rasa tepat jika harapan itu disampaikan melalui AHY," ujar SBY. 

SBY juga menyatakan, jika sedang berada di Indonesia saat undangan dari Jokowi datang, dia juga bakal berkunjung ke Istana Negara untuk bertemu Presiden. 

Berlangsungnya pertemuan antara AHY dan Jokowi yang diketahui publik, turut diapresiasi SBY. Pertemuan yang berlangsung terbuka dianggap bisa mencegah prasangka buruk. 

"Tak perlu sembunyi dan lewat pintu belakang karena timbulkan fitnah," ujar SBY. [kp]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: