Penjelasan Fadli soal WNA yang Ikut Rombongan Prabowo ke Luar Negeri







GELORA.CO - Capres 02 Prabowo Subianto bertolak ke Dubai, Uni Emirat Arab, lalu ke Wina, Austria, bersama beberapa warga negara asing (WNA) asal AS, Rusia, dan Jerman. Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN), Fadli Zon, menjelaskan, WNA yang ikut bersama Prabowo merupakan rekan bisnisnya. 

"Ya, kan ada juga yang bersama Pak Prabowo, kan pernah ada kawannya dan sebagainya itu ada. Anak buah kawannya, saudara-saudaranya, mitra bisnisnya," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Rabu (29/5).

Kunjungan Prabowo memang disebut untuk urusan bisnis. Fadli menuturkan, dua orang Sekretariat Parlemen Rusia yang ikut dalam rombongan Prabowo, yakni Mikhail Davydov dan Anzhelika Butaeva, pernah diundang Fadli ke DPR sebagai pemantau pemilu. Namun, keduanya tak menghadiri undangan itu.

"Tapi yang dari Rusia yang tadinya mau konfirmasi, tidak jadi hadir. Oleh DPR pada waktu itu parlemennya tapi waktu itu yang hadir sekretariatnya, tapi tidak jadi datang," ucap Wakil Ketua DPR itu.

"Waktu itu 'kan kita mengadakan tim untuk observer pemilu. Waktu itu saya buka di sini tanggal 16. Tanggal 16 di sini ada briefing-nya, biasa itu. Parlemen antara negara-negara saling mengundang itu biasa," lanjutnya.

Fadli mengatakan, kunjungan Prabowo ke sejumlah negara merupakan kegiatan yang biasa dilakukan. Ia mengatakan terdapat sejumlah kolega Prabowo di luar negeri.

"Beberapa waktu lalu juga sempat ke Malaysia, Thailand pasca--pilpres juga pernah ke Brunei juga. Biasa saja. Pak Prabowo itu kan banyak sekali kawan-kawannya, koleganya. Yang selama ini berteman bukan kemarin sore tapi puluhan tahun," tutupnya.

Selain Mikhail Davydov dan Anzhelika Butaeva, asisten pribadi Prabowo, Tedy Arman, Gibrael Habel Karapang, Yuriko Fransiska Karundeng, Justin --warga negara Amerika Serikat dan Mischa Gemermann yang merupakan warga negara Jerman juga ikut dalam rombongan Prabowo. [kp]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: