Eggi Sudjana dan Kivlan Zen Will Come Back Again!







GELORA.CO - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana dan purnawirawan TNI Kivlan Zen bersama massa yang menamakan diri Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak), menggelar unjuk rasa di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5) ini.

Dalam aksi, massa meminta Bawaslu mendiskualifikasi pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin atas dugaan kecurangan.

"Mau ngomong, laporan dong ke Bawaslu, kenapa lo enggak lakukan diskualifikasi. Atau minimal menegur," kata Eggi mewakili massa aksi di depan Gedung Bawaslu.

Saat meminta diskualifikasi Jokowi - Ma'ruf, massa berupaya merangsek masuk gedung Bawaslu. Massa hendak menemui pimpinan Bawaslu RI.

Namun, massa harus gigit jari. Petugas kepolisian yang menjaga di depan gedung Bawaslu menghadang. Polisi tidak memperbolehkan massa masuk ke dalam gedung Bawaslu.

"Enggak diijinkan polisi, enggak boleh masuk. Masa iya harus berantem sama polisi, enggak mau saya," ucap Eggi.

Massa pun kecewa tidak bisa masuk gedung Bawaslu. Mereka lantas berjanji akan kembali menggelar aksi para Jumat (10/5) ini. "Besok insyaallah mulai dari Masjid Istiqlal," ungkap dia.

Sementara itu, Kivlan Zen menyebut, unjuk rasa ialah aspirasi dari publik karena terjadi dugaan kecurangan dilakukan KPU. Menurut dia, pelaksanaan Pemilu serentak 2019 tidak benar dan tidak adil.

"Kami minta keadilan dan kebenaran kepada pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Jokowi dan kami meminta pada Wiranto sebagai Kementerian Polhukam agar bertindak adil dan benar karena selama ini pemerintah tidak ada yang benar," ucap Kivlan di depan Gedung Bawaslu, Kamis.

Aksi yang dilakukan massa Gerak berakhir pukul 16.30 WIB. Sementara itu, Eggi dan Kivlan lebih dahulu meninggalkan lokasi unjuk rasa sekitar pukul 16.00 WIB. [jnn]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: